karna akhir-akhir ini remaja semakin hari semakin buruk pergaulanya, maka saya membuat artikel ini yang berjudul “dampak pergaulan bebas”
“Dampak Pergaulan Bebas”
oleh:fathurrahman

KATA PENGANTAR
Puji Syukur kita panjatkan ke-hadirat Allah Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat dan karunia-Nyalah, karya ilmiah ini dapat terselesaikan dengan baik dengan judul Pengaruh Pergaulan Bebas Bagi Remaja. Dengan dibuatnya karya ilmiah ini saya harapkan kita semua mampu untuk mengenal lebih jauh tentang pengaruh pergaulan bebas dan dampak buruk bagi para remaja, ini merupakan salah satu masalah yang berdampak tidak baik untuk remaja indonesai dan sering kali para orang tua tidak memperhatikan terlalu serius masalah ini.
Saya sadar, sebagai seorang pelajar yang masih dalam proses pembelajaran, penulisan karya ilmiah ini masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang bersifat positif, guna penulisan karya ilmiah yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.
Harapan saya, semoga karya ilmiah yang sederhana ini, dapat memberi kesadaran tersendiri bagi generasi muda bahwa pentingnya menjaga sikap, budi pekerti yang baik dan taat pada agama agar terhindar dari pengaruh buruk pergaulan bebas. Amiin…
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR …………………………………………………….. ……i
DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………………….ii
BAB I PENDAHULUAN……………………………………………….1
A. Latar Belakang……………………………………………………………….1
B. Rumusan Masalah………………………………………………………1
C. Tujuan Penelitian……………………………………………………………..2
D. Manfaat Penelitian……………………………………………………………………2
BAB II PEMBAHASAN……………………………………………………3
A. Penjelasan Pergaulan Bebas………………………………………………..3
B. Faktor-Faktor/Pengaruh Pergaulan Bebas……………………………4
C. Dampak Pergaulan Bebas Terhadap Kehidupa&Masa Depan………5
D. Cara Mengatasi Pengaruh Buruk Pergaulan Bebas……………………….6
BAB III PENUTUP………………………………………………………6
A. Kesimpulan…………………………………………………………….6
B. Saran…………………………………………………………………………7
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………7
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Salah satu faktor rusaknya budi pekerti,sikap dan perilaku remaja pada saat ini yang masih belum menjadi perhatian khusus bagi orang tua adalah pergaulan bebas. Kegiatan berinteraksi dan bersosialisasi yang buruk yang terjadi pada remaja ini masih kurang mendapat respon dari orang tua maupun para pendidik, dan telah menjadi kegiatan sehari-hari yang lumrah yang dilakukan oleh remaja sekarang. Manusia memang dianugerahi Akal Sehat yang membantunya membedakan mana hal baik dan hal buruk yang tidak baik untuk dilakukan. Namun didalam era modern sekarang banyak pengaruh-pengaruh yang tidak baik yang dampaknya lebih kuat terhadap remaja,yaitu pengaruh budaya luar yang sangat jauh dari sopan, santun,beretika dan budaya timur.
Hampir seluruh remaja di indonesai sekarang telah masuk dalam dunia pergaulan bebas. Banyak diantaranya yang justru mengikuti teman maupun idola mereka. Sebagian besar dampaknya akan berpengaruh pada tingakh laku remaja, akhlak dll.
Karena mengikuti mode/perkembangan zaman, remaja sekarang sering kali lupa akan pengaruh atau dapak buruk bagi dirinya. Sehingga mereka lebih waspada dengan dampak yang langsung bisa dirasakan oleh dirinya ketimbang dampak yang berpengaruh padanya di masa depan.
Terlebih lagi dalam hal ini, orang tua remaja yang justru menginginkan anaknya bergaya hidup dan bersikap mengikuti mode/zaman yang justru sangat berdampak tidak baik bagi anaknya sendiri, semoga hal ini tidak akan terus terjadi sampai anak cucu kita.
B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah :
1. Apakah yang di maksud dengan Pergaulan Bebas?
2. Apa factor-faktor/pengaruh Pergaulan Bebas pada remaja?
3. Bagaimana dampak buruk pengaruh Pergaulan Bebas terhadap kehidupan dan masa depan si
remaja?
4. Bagaimana cara mengatasi pengaruh buruk Pergaulan Bebas terhadap remaja?
C. TUJUAN PENELITIAN:
Untuk mengetahui pengaruh yang membuat remaja dalam pergaulan bebas dan dampak pergaulan bebas bagi kehidupan remaja.
Saat ini pergaulan di lingkungan hidup para remaja telah banyak berubah, sepuluh tahun yang lalu para remaja belum mengenal betul tentang lingkung hidup pergaulan bebas.
Di tahun 2000-2004 para remaja di Indonesia masih memiliki banyak aktifitas untuk bermain permainan atau kegiatan yang positive yang mereka lakukan di waktu-waktu senggang mereka. Sedangkan sekarang para remaja dihadapkan dengan namanya pergaulan bebas, terutama pada pelajar SMP dan SMA. Gaya hidup seperti ini sangatlah buruk bagi para remaja.
Pergaulan Bebas kini telah masuk ke dalam dunia remaja,bukan hanya orang dewasa remaja kini mengenal cepat pergaulan ini. Karna dampak globalisasi dan era modern seperti sekarang, budaya luar yang masuk ke Indonesia gampang diketahui dan diterima oleh masyarakat.sehingga gaya hidup orang barat yang buruk (sex bebas, minum minuman keras, diskotik, narkoba) kini tlah menjadi gaya hidup masyarakat. Remaja pun dapat mengetahui gaya hidup seperti ini dengan mudah dengan searching di internet. Apa lagi setiap masing-masing remaja sekarang memiliki handphone canggih. Kemudian dengan lingkungan tempat tinggalnya yang pergaulan temanya yang buruk,dan kurangnya pengawasan orang tua terhadap lingkungan main yang di alami remaja itu sendiri.
Tentu jika remaja telah masuk kedalam dunia pergaulan bebas, akan sangat berdampak buruk bagi dirinya.dia akan menjadi seorang yang pemalas, sering mengantuk,akan menjadi seorang yang pemarah, emosional ,jarang beribadah,bersosialisasi,menjadi pembantah, pemalas,dan lain lain.maka penting mengetahui hal hal apa saja tentang pergaulan bebas yang buruk bagi diri kita.
D. MANFA’AT PENELITIAN
Dari hasil dari tujuan penelitian di atas, diharapkan bermanfaat pada kita semua, dan mengetahui perubahan pergaulan remaja yang sangat buruk pada masa sekarang,hal-hal yang dapat mempengaruhi kita ke pada pergaulan bebas,dampak buruk era globalisasi&modern bagi remaja,gaya hidup budaya luar yang tidak pantas pada gaya hidup masyarakat indinesia.dan dampak pergaulan bebas bagi kehidupan dan budi pekerti para remaja.
BAB II
PEMBAHASAN
A.PENJELASAN PERGAULAN BEBAS
Pergaulan merupakan proses interaksi yang di lakukan oleh individu dengan individu, dapat juga individu dengan kelompok. Kita tentu tahu bahwa pergaulan bebas itu adalah salah satu bentuk perilaku menyimpang, yang mana “bebas” yang dimaksud adalah melewati batas-batas norma ketimuran yang ada. Masalah pergaulan bebas ini sering kita dengar baik di lingkungan maupun dari media massa. Remaja adalah individu labil yang emosinya rentan tidak terkontrol oleh pengendalian diri yang benar. Masalah keluarga, kekecewaan, pengetahuan yang minim, dan ajakan teman-teman yang bergaul bebas membuat makin berkurangnya potensi generasi muda Indonesia dalam kemajuan bangsa.
Sedangkan remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia antara 13 tahun sampai dengan 18 tahun. Seorang remaja sudah tidak lagi dapat dikatakan sebagai kanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Mereka sedang mencari pola hidup yang paling sesuai baginya dan inipun sering dilakukan melalui metode coba-coba walaupun melalui banyak kesalahan. Kesalahan yang dilakukan sering menimbulkan kekhawatiran serta perasaan yang tidak menyenangkan bagi lingkungan dan orangtuanya.
Pengertian pacaran dalam era globalisasi informasi ini sudah sangat berbeda dengan pengertian pacaran 15 tahun yang lalu. Akibatnya, di jaman ini banyak remaja yang putus sekolah karena hamil. Oleh karena itu, dalam masa pacaran, anak hendaknya diberi pengarahan tentang idealisme dan kenyataan. Anak hendaknya ditumbuhkan kesadaran bahwa kenyataan sering tidak seperti harapan kita, sebaliknya harapan tidak selalu menjadi kenyataan. Demikian pula dengan pacaran. Keindahan dan kehangatan masa pacaran sesungguhnya tidak akan terus berlangsung selamanya.
B.FAKTOR-FAKTOR/PENGARUH PERGAULAN BEBAS
Ada banyak sebab remaja melakukan pergaulan bebas. Penyebab tiap remaja mungkin berbeda tetapi semuanya berakar dari penyebab utama yaitu kurangnya pegangan hidup remaja dalam hal keyakinan/agama dan ketidakstabilan emosi remaja. Hal tersebut menyebabkan perilaku yang tidak terkendali, seperti pergaulan bebas & penggunaan narkoba yang berujung kepada penyakit seperti HIV & AIDS ataupun kematian. Berikut ini di antara penyebab maraknya pergaulan bebas di Indonesia:
1. Sikap mental yang tidak sehat
Sikap mental yang tidak sehat membuat banyaknya remaja merasa bangga terhadap pergaulan yang sebenarnya merupakan pergaulan yang tidak sepantasnya, tetapi mereka tidak memahami karena daya pemahaman yang lemah. Dimana ketidakstabilan emosi yang dipacu dengan penganiayaan emosi seperti pembentukan kepribadian yang tidak sewajarnya dikarenakan tindakan keluarga ataupun orang tua yang menolak, acuh tak acuh, menghukum, mengolok-olok, memaksakan kehendak, dan mengajarkan yang salah tanpa dibekali dasar keimanan yang kuat bagi anak, yang nantinya akan membuat mereka merasa tidak nyaman dengan hidup yang mereka biasa jalani sehingga pelarian dari hal tersebut adalah hal berdampak negatif, contohnya dengan adanya pergaulan bebas.
2. Pelampiasan rasa kecewa
Yaitu ketika seorang remaja mengalami tekanan dikarenakan kekecewaannya terhadap orang tua yang bersifat otoriter ataupun terlalu membebaskan, sekolah yang memberikan tekanan terus menerus(baik dari segi prestasi untuk remaja yang sering gagal maupun dikarenakan peraturan yang terlalu mengikat), lingkungan masyarakat yang memberikan masalah dalam sosialisasi, sehingga menjadikan remaja sangat labil dalam mengatur emosi, dan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif di sekelilingnya, terutama pergaulan bebas dikarenakan rasa tidak nyaman dalam lingkungan hidupnya.
3. Kegagalan remaja menyerap norma
Hal ini disebabkan karena norma-norma yang ada sudah tergeser oleh modernisasi yang sebenarnya adalah westernisasi.
C.DAMPAK PERGAULAN BEBAS TERHADAP KEHIDUPAN
& MASADEPAN
Jika remaja-remaja ini telah masuk dalam dunia pergaulan bebas,tentu ini sangat tidak baik bagi dirinya dan akan berdampak buruk dalam kehidupan si remaja bahkan hingga masa depanya. Berikut dampak dari pergaulan bebas terhadap kehidupan dan masa depan si remaja.
1. Akan menjadi orang yang agresif/pemarah
Salah satu yang berdampak pada dirinya adalah dia akan menjadi orang yang emosional, sering marah-marah.biasanya akan terjadi pada saat si remaja sedang bermain dengan lingkunganya, ia akan menjadi seorang yang pemarah terhadap temanya walaupun tanpa sebab yang jelas.
2 Menjadi anak yang membantah orang tua
Akibat anak masuk dunia pergaulan bebas adalah ia akan menjadi orang yang membantah kepada orang tuanya. Karana ia lebih menghormati teman-teman di banding orang tuanya, ia akan menjadi pembantah apa bila orang tuanya memintanya tolong di rumah.
3 Menjadi anak yang pemalas belajar
Jika remaja sudah nyaman berada dalam pergaulan bebas, ia akan menjadikan kegiatan ini menjadi aktivitasnya nomor satu dibandingkan sekolahnya. Ia akan menjadi orang yang malas belajar baik di sekolah maupun di rumah.
4 Menjadi anak yang suka bolos
Salah satu dampaknya dia juga akan menjadi anak yang membolos sekolah, karna ia merasa lebih mengasikan bermain bersama teman-temanya di lingkup pergaulan bebas di banding sekolah. Akhirnya dia akan menjadi murid yang membantah guru, tidak mengerjakan tugas, dan prestasi/nilai di sekolahnya akan anjlok.
5 Akan menjadi generasi yang sia sia
Nah kalau remaja telah terkrna dampak yang di atas tadi, tentu pribadi dan sikap dia selama masa anak-anak menjadi dewasa telah hancur dan sangat buruk. Dia akan menjadi orang yang bodoh,pendidikan terbelakang,pribadi yang tidak baik,tidak di terima di lingkup keluarga bahkan di masyarakat. Karna dia merupakan individu yang tidak bagus di mata masyarakat. Tentu masa depan dari si remaja tidak akan baik dan hanya menjadi seorang individu yang sia-sia.
D.CARA MENGATASI PENGARUH BURUK PERGAULAN BEBAS
Cara mengatasi agar kita terhindar dari semua dampak buruk pergaulan bebas adalah:
1 yang utama adalah lebih lagi kita meningkatkan iman dan takwa kita kepada tuhan yang maha esa, lebih mendekatkan diri kepada yang maha kuasa. Agar kita dapat membentengi diri kita dari pengaruh buruk pergaulan bebas.
2 mencari kegiatan yang positive yang sesuai dengan minat dan bakat diri kita. Tentu jika kita sering melakukan aktivitas positive seperti ini, kita akan senang menjalaninya dan terhindar dari pergaulan bebas.
3 pandai memilih dan mencari teman yang berperillaku baik, pintar di sekolah, rajin beribadah. Karena jika kita bermain denganya banyak hal-hal dan kegiatan yang lebih bermanfaat yang kita dapat. Kita juga akan mengikuti sikap dan prilakunya yang baik serta kepribadianya yang baik.
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian tentang dampak pergaulan bebas bagi remaja di Indonesia serta seluk beluknya dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. pergaulan bebas itu adalah salah satu bentuk perilaku menyimpang, yang mana “bebas” yang dimaksud adalah melewati batas-batas norma ketimuran yang ada.
2. remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia antara 13 tahun sampai dengan 18 tahun. Seorang remaja sudah tidak lagi dapat dikatakan sebagai kanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa
3. Salah satu faktor rusaknya budi pekerti,sikap dan perilaku remaja pada saat ini yang masih belum menjadi perhatian khusus bagi orang tua adalah pergaulan bebas
4. Pengertian pacaran dalam era globalisasi informasi ini sudah sangat berbeda dengan pengertian pacaran 15 tahun yang lalu. Akibatnya, di jaman ini banyak remaja yang putus sekolah karena hamil. Oleh karena itu, dalam masa pacaran, anak hendaknya diberi pengarahan tentang idealisme dan kenyataan. Anak hendaknya ditumbuhkan kesadaran bahwa kenyataan sering tidak seperti harapan kita
B.Saran
1. Cara mengatasi dampak pergaulan bebas yang paling sederhana adalah dengan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri untuk tidak masuk kedalam lingkungan pergaulan bebas. Selain itu diperlukan juga control dari masyarakat maupun para pendidik untuk lebih memperhatikan para remaja, walaupun kadang banyak tentangan dari orang tua yang harus dihadapi. Peraturan yang tegas dari pemerintah juga sangat diharapkan karena jika tidak maka para remaja akan terus-menerus berada dalam lingkungan hidup pergaulan bebas.
2. Keberadaan Undang – Undang tentang pergaulan bebas juga dirasa sangat perlukan. Undang – Undang ini akan mengatur hak, kewajiban, wewenang, fungsi dan sanksi masing – masing pihak. UU juga akan mengatur soal kelembagaan yang terlibat dalam penanganan pergaulan bebas. Menurut saya, tidak mungkin pencegahan terhadap pergaulan bebas bisa berjalan baik di lapangan jika secara infrastruktur tidak didukung oleh departemen – departemen yang ada dalam pemerintahan.
3. Demikian pula pengembangan sumber daya manusia (SDM). Mengubah budaya masyarakat dengan gaya hidup pergaulan bebas bukan hal gampang. Tanpa ada transformasi pengetahuan, pemahaman, kampanye yang kencang. Ini tak bisa dilakukan oleh pejabat setingkat
4. Kepala Dinas seperti terjadi sekarang. Itu harus melibatkan dinas pendidikan dan kebudayaan, departemen agama, dan mungkin Depkominfo.
5. Di beberapa negara, seperti Filipina, Kanada, Amerika Serikat, dan Singapura yang mengalami persoalan serupa dengan Indonesia, sedikitnya 14 departemen dilibatkan di bawah koordinasi langsung presiden atau perdana menteri.
DAFTAR PUSTAKA
Warnaa-Warnii.blogspot.com/2013/01/pengertian-dan-penyebab-pergaulan-bebas.html?m=1
edwincool07.blogspot.com/2012/02/pergaulan-bebas.html?m=1
arimcsetyavengeance.blogspot.com/?m=1






0 komentar:
Posting Komentar